
Pulung rejo (Rimbo ilir), 17 Januari 2026 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tebo terus memperkuat identitasnya sebagai lembaga pendidikan berbasis karakter dengan mengedepankan budaya religius di lingkungan sekolah. Salah satu praktik yang menjadi prioritas utama adalah pembiasaan doa bersama sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) setiap pagi.
Kepala MIN 3 Tebo menegaskan bahwa aktivitas ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan fondasi penting untuk menyiapkan mental dan spiritual siswa sebelum menerima ilmu. Dengan berdoa, para siswa diharapkan mendapatkan ketenangan pikiran, kelancaran dalam memahami pelajaran, serta keberkahan atas ilmu yang dipelajari.
"Kami ingin setiap anak memulai hari dengan mengingat Sang Pencipta. Doa sebelum belajar adalah kunci untuk membuka pintu keberkahan dan menumbuhkan sikap rendah hati dalam menuntut ilmu," ujar ibu Siti Fatimah, S.Pd.I salah satu guru wali kelas MIN 3 Tebo dalam sesi wawancara pagi ini.
Program pembiasaan ini melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai dari guru hingga tenaga kependidikan, yang mendampingi siswa di ruang kelas masing-masing. Adapun lafal doa yang umum digunakan mencakup permohonan tambahan ilmu dan pemahaman yang baik, seperti:
"Robbi zidni ilman nafi'a warzuqni fahma.".
Selain doa sebelum belajar, MIN 3 Tebo juga mengintegrasikan berbagai kegiatan religius lainnya seperti pembacaan Asmaul Husna dan hafalan surah-surah pendek untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan berakhlakul karimah. Orang tua siswa menyambut positif tradisi ini, karena dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan dan tata krama anak baik di sekolah maupun di rumah.(ER)
|
427x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...