
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pulau Sumatera telah menyita perhatian dan memantik simpati dari berbagai kalangan. Dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini sangat fatal, menyebabkan menelan korban jiwa dan harta benda. Jumlah kerugian ekonomi akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra, terutama yang terjadi pada November-Desember 2025 (berdasarkan data terkini), diperkirakan mencapai Rp68,67 triliun. Sedangkan korban jiwa akibat bencana ini, 837 jiwa meninggal dunia, sedangkan ratusannya jiwa lainnya hilang.
Simpati ini juga ditunjukkan oleh siswa MIN 3 Tebo. Di tengah suasana khidmat pelaksanaan ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, Tim Jurnalistik bekerja sama dengan majelis guru dan komite Madrasah menggelar aksi penggalangan donasi bagi korban bencana tersebut pada Rabu (5/12/2025) sebagai bentuk solidaritas.
Eva Rostanti, S.Sos Tim Jurnalistik MIN 3 Tebo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap penderitaan yang dialami oleh masyarakat di Sumatra.
“Kegiatan penggalangan donasi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap penderitaan yang dialami oleh masyarakat di Sumatra. Kami membaca berbagai berita bahwa mereka sangat membutuhkan bantuan langsung,” ungkap Eva.
Senada dengan Eva, Mujianto, Komite MIN 3 Tebo, menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan empati dan rasa tanggung jawab sosial sebagai pelajar.
“Bagi kami, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan empati dan rasa tanggung jawab sosial sebagai pelajar. Semoga kontribusi kecil dari MIN 3 Tebo ini dapat meringankan beban dan penderitaan saudara-saudara kita di Sumatra,” ujarnya.
Kepala MIN 3 Tebo, Syahrul, S.Pd., menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh para siswa.
“Kami selalu menyambut baik setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak, termasuk aksi ini. Karena ini menjadi bukti adanya kepedulian sosial dari anak-anak terhadap bencana yang sedang terjadi,” tutur Syahrul.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu hasil dari pembiasaan pembelajaran yang dilakukan di Madrasah.
“Kegiatan ini juga menjadi salah satu bukti baik dari hasil pembelajaran para siswa selama di Madrasah. Mereka dikenalkan dengan metode pembelajaran yang kritis dan peduli terhadap situasi lingkungan. (MrCaul)
|
1089x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...